<bgsound loop='infinite' src='music.mp3'></bgsound> Damaris Fajar: 2012

Monday, 17 December 2012

Kehilangan itu pasti :)

Malam ini, rintik hujan masih terdengar di luar kostan. Tercium aroma tanah basah oleh hujan yang turun dari siang hari tadi. Sudah malam dan saya masih belum makan. Iseng-iseng saya mengirim sms ke adik kost, bertanya kalau saja dia juga belum makan. Sms balasan yang saya terima memang cukup membuat saya berpikir.

"Aku sudah makan kok mbak. Ini aku mau layat. Mbak sudah makan?"

Jam sudah menunjukkan pukul 20.00, siapa yang meninggal kok sampai-sampai asik kost saya itu layat malam-malam begini.

"Loh, siapa yang meninggal dek? Kok malam-malam gini layat? Mau layat sama siapa?"

"Istrinya pakdhe mbak, baru dikasih tau aku. Ini sama mbak Eshia."

Saya hanya tertegun, bingung untuk membalas smsnya itu. Akhirnya saya keluar kamar dan bertanya langsung dengan adik kost.

Pakdhe itu adalah seorang pelatih gamelan di kampus saya. Sebenarnya dia sebagai asisten atau bisa dibilang pelatih kedua. Dia adalah anak dari Mbah Guno, beliau yang melatih mahasiswa mahasiswi untuk belajar mmemainkan gamelan sebagai salah satu KBM (Kelompok Bakat Minat) di kampus saya. Saya belum pernah bertemu istrinya pakdhe, tapi dari yang saya dengar, semasa hidupnya almarhum adalah seorang istri yang sangat sabar dan setia. :)

Saya memutuskan untuk ikut melayat di rumah pakdhe. Rumah beliau cukup jauh dari kost saya, oleh karenanya saya naik motor ke sana. Masih dengan gerimis dan hawa dingin kota Salatiga di malam hari. Di depan gang sempit rumah pakdhe, Eshia sudah menunggu. Saya, Eshia dan Meilana (adik kost saya). Kami bertiga ikut di KBM karawitan kampus dan merasakan apa yang pakdhe rasakan. Kehilangan.

Yusuf, anak pakdhe yang juga dalang cilik itu masih duduk di bangku SMP. Dengan mata yang masih merah dan basah, dia menyambut kami bertiga. Mbah Guno yang terlihat tegar juga menyambut kami. Jujur, saya paling tidak mengerti apa yang harus dilakukan saat melayat. Saya hanya mendengar cerita dari tamu-tamu yang datang. Cerita dari Mbah Guno dan pakdhe tentang almarhum. Dilihat dari raut wajah yang masih letih karena tidak tidur selama  dua hari, pakdhe kehilangan sosok pendamping hidup yang sangat dicintainya. Yusuf di dalam tangisan seorang anak juga menunjukkan kehilangan sosok ibu yang mengasihinya.

Saya tidak habis pikir, dia masih sangat muda untuk menerima kenyataan tentang kehilangan orang yang sangat berarti di dalam hidupnya. Mungkin tidak bisa dipungkiri lagi, jika saya berada di posisinya mungkin saya akan melakukan hal yang sama. Mungkin lebih gila lagi.

Kehilangan ini adalah suatu kehilangan yang manusiapun tidak bisa mencegahnya. Hanya Tuhan yang tahu. Mungkin saat ini kita berada di dalam masa-masa "kiamat", karena banyak orang yang mempercayai kiamat akan segera datang. But, who knows? Hanya Tuhan yang tahu nasib kita. Kita sebagai manusia hanya bisa melakukan apa yang Tuhan inginkan dan berusaha untuk bisa menjadi lebih baik dan lebih maju lagi.

Mungkin nasib memang sudah tertuliskan, namun dalam perjalanan hidup manusia, merekapun bisa menuliskan cerita mereka. Baik dan buruk nasib manusia tergantung manusia itu sendiri yang melakukannya. Namun, kematian adalah hal yang pasti. Semua orang pasti akan mengalaminya. Dan semua orang pasti juga akan merasa kehilangan. Hati kita harus siap dan ikhlas. Siap untuk dipanggil Tuhan dan ikhlas untuk merasakan kehilangan. Kita tidak tahu kapan, namun itu pasti akan terjadi. Jadi, bersiap-siaplah dalam penantian hidupmu ini. Karena suatu saat mungkin giliran kita yang harus merasakan itu semua.

Untuk pakdhe, Yusuf dan semua keluarga besar. Semoga kalian semua ikhlas untuk mengantarkan kepergian budhe menuju rumah yang kekal. Budhe sudah tidak sakit lagi sekarang. Yang tabah dan kuat ya. Gusti Yesus mberkahi.

gold

eyes the dark open
ears the noisy appear
view doth golden
crowd aint disappear

wind oh wind storm
let it, let it be happen
hurricane in the dorm
could you see the little golden?

bright as the light
pure as the water
hard for you to tight
when the precious suddenly appear

Sunday, 16 December 2012

hardeasyou

hard to solve
when the problem so into you
hard to believe
when you got deceived
hard to remember
when your brain so blubber

easy to understand
but not with friend
easy to move on
but not with the past on
easy to create
but not with prayed

you will get a life
when you become you

Kamu berbeda, tidak kurang dan tidak lebih. :)

Sepuluh tahun tidaklah sebentar untuk mengenalmu. Setengah dari hidupku aku sangat tahu siapa dirimu. Namun setengah dari hidupku belum cukup untuk benar-benar mengenalmu. Kamu dan aku sangatlah berbeda. Kamu yang dulu dan sekarang berbeda dengan aku yang dulu dan sekarang. Mungkin memang benar hidup itu tentu tidak selamanya konstan. Banyak orang yang bilang kalau hidup itu seperti roda. Kadang di atas dan kadang di bawah. Terus berputar dan berpindah-pindah tempat. Aku dan kamu sudah berubah.

Masih teringat jelas di otakku pertama kali aku bertemu dengan sosokmu yang lugu dan berbeda dari teman sebaya yang lain. Pasti kamu tidak tahu apa yang aku pikirkan saat itu. Benar, bagaimana mungkin kamu tahu kalau aku berpikir tentangmu saat itu? Kita semua masih polos dan belum bisa membedakan apa dan bagaimana hal-hal rumit bisa terjadi.

Sembilan tahun dan tujuh tahun. Sangat lama dan tidak sebentar. Masih saja aku belum benar-benar mengenalmu. Ya, memang kita saling mengenal satu sama lain. Tapi tidak dengan pribadi kita. Mereka hanya sekedar tahu saja apa yang kita bicarakan, apa yang kita ketahui dan saling memberikan informasi. Begitu saja. Tidak lebih dan tidak kurang. 


Aneh memang. Tapi kamu memang benar-benar berbeda. Jika orang bertanya padaku apa yang membuatmu berbeda, aku akan menjawab bahwa kamu diciptakan Tuhan untuk menjadi seorang kamu, bukan orang lain. Karena kamu memilih untuk berbeda dari orang lain yang kadang menurutku sama. Sama dalam hal pemikiran dan kehidupan. 


Apa aku sok tahu dengan menjawab seperti itu? Sedikit sok tahu memang, karena aku belum benar-benar mengenalmu. Terakhir kali aku bertemu denganmu, aku memang merasa aku belum benar-benar mengenalmu. Dan sungguh, kamu itu memang berbeda.

Janganlah berhenti untuk menjadi berbeda. Tetaplah menjadi kamu, apa adanya, tidak kurang dan tidak lebih.

Friday, 14 December 2012

Pantai Pok Tunggal

Yak saudara-saudari, sudah cukup sampai di sini penat gara-gara tugasnya. Mari kemari lihat laporan saya yang baru saja melakukan "piknik" ke salah satu pantai yang ada di Gunung Kidul, Jogja. Pantai ini, namanya Pok Tunggal. Kenapa? Karena di pantai ini ada ikon sebuah pohon yang tumbuh sendirian (kasian ya..) di pinggir pantai. Katanya gitu sih, kemaren gak nanya sama penduduk aslinya situ.. :(

damarisfade.blogspot.com
Pantai Pok Tunggal
(nah, itu pohon yang saya bilang tadi teman)
Dilihat dari gambar di atas, pantainya masih bagus, pasirnya putih, masih sepi juga. Soalnya, pantai ini tergolong tempat wisata yang baru saja dibuka untuk umum. Karena akses jalannya yang tergolong masih cukup kurang. Kalau dari arah Pantai Indrayanti yang ramai pengunjung itu, kita bisa jalan terus sampai nemu papan nama di kanan jalan.
Papan nama sebelah kanan jalan kalo dari Pantai Indrayanti.
Sayangnya, kemarin saya dan teman-teman yang berombongan pake 2 mobil itu sangatlah kurang beruntung. Sampai di Pantai Pok Tunggal, mendung tiba2 datang dan hujan gerimis berjatuhan. Sedih sih, tapi ya mau gimana lagi. Sudah terlanjur sampai di pantai, yaaa kita foto2 aja sama nyebur ke pantainya..




Daripada penasaran, yuk mari biarlah foto yang berbicara..




para cewek-cewek yang tak gentar membawa payung.. 
admin nih.. ^^

boyband gagal total.. -_-

treteteteteeeeett,. udah hujan, nyebur, anginnya.. brrrrr...

Nah, habis dari Pantai Pok Tunggal kita nglanjutin perjalanan kita demi mencari sesuap nasi. #halah. Kita lanjut ke Malioboro nih. Tapi kita nongkrong di kilometer 0. Pasti kalian sudah tahu banget deh letaknya di mana. he he he he.. :d


kilometer 0 (0 km)

Kita dapet bonus nih di kilometer 0. Macam di luar negri sana, ini ada sekumpulan (tepatnya 3 bentuk) orang yang merias wajahnya dengan bentuk setan nih. Kreatif ya.. Kita nyumbang seikhlasnya aja ni biar bisa foto2 sama mereka.. hihiihi... ^^

dari kiri: nenek sihir jadi2an, admin, angel, mas kunti suster gak ngesot, mas hantu dalang, berry, laras, frennandy.

Terus nih, kita makan malamnya di angkringan tugu. Lumayan lah buat ngganjal perut yang udah keroncongan begitu. Saya habis 12.000 (nasi jinggo, nasi sambal teri, es teh, ceker 3, sate usus 2). Banyak juga buat yang suka makan.. hahhaha.. 
Itu dia jalan2 penghilang penat di akhir minggu ini. Semoga aja masih ada jalan2 lain secepatnya. Amin.. 




Wednesday, 12 December 2012

Sudah beberapa hari ini aku galau saudara-saudari. Sebenarnya kalau dibilang galau ya gak juga sih, bingung lebih tepatnya. Hmmm, tapi galau juga boleh ding. Eh, tapi.. Ya gitu deh pokoknya. Jadi begini cerita lengkapnya.

Saya ini adalah mahasiswa tingkat akhir yang lagi mencoba buat skripsi alias thesis dikarenakan saya pengen lulus!! Nah, masalahnya adalah, saya itu :
1. (pe) malas
2. kalau sudah malas, gak mungkin buka folder itu skripsi thesis
3. bingung (an)

Nah, kebingungan saya ini bermula ketika saya harus ganti topik yang saat itu masih dalam bentuk proposal. Dan, kegalauan itu muncul ketika dosen pembimbing saya yang baik hati itu harus dengan segera meninggalkan fakultas tercinta untuk hengkang selamanya gak tau ke mana dikarenakan oleh kebijakan fakultas. (damn!)

Bukan itu saja, proposal saya nggantung (untung gak mati) dan saya otomatis ganti dosbing. Nah, dosbing saya yang baru ini katanya orangnya enak banget, lancar dah pokoknya kalo sama Ibu satu ini. Tapi, karena saya udah males duluan gara-gara ganti topik dan lain sebagainya, saya jadi males ketemu sama dosbing baru saya ini. Dulu sebelum lebaran udah ketemu sama dia, udah gitu doang sih. Habis itu dikarenakan saya ambil PPL (Teaching Practicum), sayapun merajalela malasnya. Alasan sih banyak buat gak ngerjain. Tapi emang pada dasarnya sih ternyata saya kewalahan sendiri di semester ini. 




Nah, bulan lalu saya ditegur sama seorang temen, "Thesismu gimana Ris?". Dalam hati aku menangis darah!!! Kujawab aja dengan santai, "Gak gimana2 tuh, lagi males aja." Sumpah, nyesel banget deh. Kenapa kok ya thesis saya itu gak dikerjakan gitu lho. Padahal udah dapet dosbing yang enak, tinggal interview (collecting data) doang, trus revise Literature Review. Kenapa gak dari dulu. Sekarang aku bingung setengah mati!!

Hari ini, temen yang sama2 dipindah ke dosbing udah selesai thesisnya. Seneng sih, liat temen udah selesai buatnya. Lha aku? Rasanya itu seperti dapet nilai E di semua mata kuliah. Pengen nangis, nyesel, marah, galau, sedih. Pokoknya gitu deh. 

Sekarang, saya baru sadar kalau ternyata penundaan yang disengaja itu sangat merugikan diri sendiri. Saya kapok! Saya sudah gak mau lagi bermalas-malasan untuk hal yang tidak jelas! Pokoknya mulai sekarang, saya bakal bunuh habis-habisan si malas itu!! 
Target untuk semester depan : LULUS!!! Amin. 

lost

wait in this silent night
getting lost in my mind

think what you might think
feel what you have feel

the clock still run
waste their chance to live
one more fun
and we will alive

the time turn old
the earth has oath
burn into the ash
disappear with the trash

can you hold me my friends?
one more time to stay close
even we fall into the flame
second chance will always be there 

Tuesday, 11 December 2012

Omong Kosong

Gelap, kosong, hampa. 
Di manakah secercah cahaya kecil yang dulu menerangi jalan-jalanku di malam yang sunyi? Apa ini yang kau namai tersesat? Apa ini yang pernah kau alami di masa-masa suram itu? Apa ini cikal bakal dari kemunduran alami?

Masih terdiam dan bertanya dalam hati, aku merenung dan menyelami kegelapan ini. Berharap dan berusaha mencari-cari dari dalam kegelapan ini. Mencari secercah cahaya kecil yang bisa menuntunku keluar dari omong kosong ini.

Gelap dan kosong.
Kekosongan dalam pikiranku ini membuat sang gelap bersemayam dan merajuk untuk tinggal tetap. Menyerah? Tidak ada kata-kata itu dalam hidupku. Lalu ada apa dengan aku yang sekarang? Hanya berlalu mengikuti arus air yang tenang dan yang kadang deras. Di mana aku yang mencari-cari kebebasan itu? Sungguh, sangat tidak nyaman berada dalam kegelapan ini.

Gelap dan hampa.
Sudah pasti kamu mengerti sekali kehampaan ini. Apa sih yang tidak kamu tahu? Dulu aku hanya bisa membayangkan apa itu hampa. Namun sekarang, aku ada dalam ruangan yang memiliki kadar kehampaan yang hampir 100 %. Sama seperti kamu dahulu, yang pernah berada dalam ruangan ini. Aku masih menikmati kehampaan ini dalam diam. Menyelami, merenungi semua yang telah terjadi dan mencari-cari celah untuk melarikan diri dari ruang ini.

Gelap dan cahaya.
Dalam diamku aku menemukanmu. Secercah cahaya, namun jauh tak terengkuh. Langkahku tertatih mendatangimu. Kau hanya menuntun dan mengarahkanku. Usahaku untuk mencari celah dan mencari jalan keluar. Berhasil namun tidak sesuai apa yang aku kehendaki. Merangkak, berjalan, berlari, terjatuh, dan merangkak lagi. Cahaya itu tetap jauh tak terengkuh namun ada. Ora et Labora. Hanya itu yang bisa aku lakukan untuk keluar dari gelap ini, menemukanmu dan berakhir dalam cahaya. 

Friday, 7 December 2012

Alam

sebutan malam untuk sang surya
sebutan siang untuk sang bulan

malam hujan mendung
siang terik sendu

hujan merindu abu
terik tak kunjung rindu

mendung lamun hilang
sendu lama datang

rindu sayap hati
rindu hadir kini

Monday, 3 December 2012

the path

one by one
step by step
all in one
but one in debt

you and me
two and three
live in the same life
but don't get the key

do a lot of mistakes
turn around the rights
all we can do just wait
when the time turn right
Batu karang. Ya, kamu adalah sebongkah batu karang yang ada di Pantai Selatan. Tetap berdiri kokoh walau ombak datang menerjang. Entah mulai kapan dan sampai kapan kamu tetap akan menerima ombak yang dengan sengaja menghantam pendirianmu. Kagum? Tentu saja kami mengagumimu, bukan hanya aku saja. Semua orang yang melihatmu pasti akan terkagum.

Benar-benar sebuah keajaiban aku bisa mengenalmu. Bagaimana tidak? Aku hanya datang sesekali untuk melihatmu menantang ombak itu. Sungguh lucu, tapi memang kamu tidak bisa menghindari ombak2 itu. Kamu hanya menikmati hantaman demi hantaman yang datang. Pernah sekali waktu kamu bercerita tentang ombak2 itu. Kamu pernah bilang kalau mereka dipermainkan oleh sang angin. Dan anak2 ombak itu? Mereka hanyalah sekumpulan ombak2 kecil yang bermain mengiringi ke manapun ombak2 besar pergi. Angin yang kadang datang menerjangmu juga pernah berkata kalau kamu sangatlah berbeda, tetap berdiri kokoh dan tak pernah mengeluh waktu angin dan ombak berhamburan menghampirimu. Sangat menarik. Angin, ombak, dan kamu batu karang.

Akupun tak mau kalah. Saat menghampirimu, angin dan ombak datang menyapaku. Merekapun sangat senang ternyata ada yang mau mengenal mereka. Dengan segala dayaku, aku bertahan untuk tetap berada di samping kalian. Jiwaku masih ingin bersama kalian, namun ragaku tak bisa bertahan untuk berlama-lama. Aku tak ingin kalian mengkhawatirkan keadaanku yang menyedihkan ini. Sungguh, untuk yang ke sekian kalinya aku berharap untuk menjadi awan yang melindungi kalian di waktu siang atau mungkin menjadi bulan yang menyinari kalian di waktu malam yang pekat. Aku sungguh berharap bisa berada di samping kalian.

Maaf, mungkin aku hanyalah seekor burung madu yang tersesat saat melihatmu. Saat aku menemukan jalanku pulang, aku berjanji untuk kembali menemui kalian. Dan inilah aku sekarang, berkumpul bersama kalian lagi dengan wujud yang berbeda.

Abu.

Ya, aku sekarang sudah menjadi abu oleh api yang membakar hutan mangrove. Aku adalah abu yang diterbangkan oleh angin, menghampirimu dengan ombak yang berliku. Kamu sekarang menjadi bagian dari hidupku. Mungkin kamu tidak tahu kalau aku selalu ada di celah2 terkecil dalam karangmu. Mungkin sang ombakpun tidak menyadari kedatanganku yang dengan pasrah bersatu dengan butiran debu dan menyatu dengan asinnya air laut. Aku sangat bahagia dan bangga menjadi bagian dari kalian.

Maaf, mungkin ragaku tak lagi bersama kalian, namun jiwaku tetap ada dan abadi.
Mungkin kalian tidak menyadari adanya jiwaku ini, namun aku adalah ada.
Mungkin kalian tidak tahu omong kosong yang mengisi jiwaku yang penuh akan kalian.
Mungkin saja, dan mungkin saja suatu hari hujan akan menyadarkan kalian bahwa di sini, di dalam hidup kalian hanya ada kekosongan jiwa yang nampak. Tanpa raga tanpa wujud, hanya ada jiwa yang melayang-layang mengitari angin, ombak, dan engkau sang batu karang.

Ketika tiba saatnya nanti, dan ketika waktu memberi arti.

Saturday, 1 December 2012

Dulu kita adalah suatu kesatuan yang mungkin tidak bisa dipisahkan. Entah sejak kapan hal itu terjadi, semuanya masih menjadi misteri untuk kita ketahui.
Dulu kita pernah bersama seperti dua ellipse yang menjadi satu, tak terpisahkan, tak termusnahkan. Entah mengapa sekarang kita seperti perempatan jalan yang mencari jalan dan tujuan masing2.

Mungkin semuanya tidak akan menjadi seperti ini kalau Dia bisa membantu menyimpan rahasiaNya. Memang, dua ellipse ini tidaklah mudah untuk dibentuk dan diceraikan. Tapi, dalamnya lautan saja tak tampak oleh mata kita. 

Berandai-andai sajalah agar kekuatan persatuan kita ini semakin kuat. Mungkin saat ini kita berada dalam persimpangan jalan yang berbeda-beda. Tapi pada akhirnya nanti, yakinlah bahwa kita akan ada pada suatu masa di mana kita akan bertemu lagi menjadi dua ellipse yang menjadi satu. Tak terpisahkan dan tak termusnahkan. Karena kita tahu bahwa pada dasarnya kita adalah satu kesatuan yang berawal dari banyak perbedaan. Karena perbedaan inilah yang membuat kita pada akhirnya memutuskan kita adalah dua ellips yang satu. 

Seandainya saja waktu kebersamaan ini diperpanjang sebentar saja, mungkin kita akan sadar. 

Sunday, 25 November 2012

Senja ini sangat elok, karena ada mendung yang menghiasinya. Kuhirup wangi hujan yang membasahi tanah siang tadi, masih segar. Layar laptop masih menunjukkan sampai di mana penjelajahanku di dunia maya. Terlihat sesosok anggun yang mendamaikan, terkenang banyak masa lalu yang ada. Sosok kakak yang selalu kuidamkan.
Hah, apa pula aku ini? Dia sudah memulai hidupnya yang baru, bukan meninggalkan hidupnya yang lama. Hanya saja mungkin akan sangat sulit dengan tanggung jawabnya yang sanagat besar sekarang ini. Aku coba untuk mengerti, tapi rasa ini tetap saja tak ingin pergi. 
Terkadang sepi merujuk di sela2  kamar yang gempita dengan musik. Terkadang rindu menggapai ingin diakui. Entah kapan lagi kita bisa bernostalgia lagi. Mungkin hanya waktu dan kesempatan2 yang mungkin bisa kita cari di tengah tanggungjawabmu itu. 
Aku mencoba untuk mengalihkan perhatianku darimu. File2 yang harus segera kuselesaikan akhir tahun ini. Surat2 yang harus segera kubuat dan kukirim minggu depan. Mungkin dengan ini semua, aku bisa melupakanmu walau hanya untuk sesaat.
Aku hanya berharap, sebelum tahun berganti, aku bisa bertemu denganmu lagi. Banyak sekali yang ingin aku ceritakan kak. Dan kamu pasti juga punya banyak cerita2 baru yang menarik. Banyak, dan mungkin sekotak tissue tidak akan cukup menemani kita. 

Kak Lit, aku kangen kamu. Baik2 di sana ya, jagain calon ponakanku. :)

Saturday, 24 November 2012

rainy day in the evening
no thunder, no shelter
with my ginger beer I got better
no sugar, no worrying

gaze of the drizzle
dance like there is nothing to worry about
I always want like them
to be free that you can drop anywhere you want
give life to the earth
sounds bullshit, but meaningfully

still with my ginger beer
I wonder
that my life will be free

Friday, 23 November 2012

Kursi itu tak bernyawa, namun dia punya hati, sebentuk jiwa. Dia teronggok begitu saja di ujung halaman yang luas. Dulu dia pernah punya cerita, dulu sekali. Tapi apa sekarang cerita itu masih berlanjut? 
Dia tertunduk sendiri, mengingat semua yang sudah dia alami. Dia pernah disayang, diduduki, dibersihkan, dilempar, dibanting, diperbaiki, bahkan satu dari kakinya pernah diganti oleh sang pemiliknya. 
Dia juga punya teman, pernah, namun di mana mereka? Dia hanya terdiam, mereka yang terpaksa meninggalkan dia hanya karena dia berbeda. Mereka yang pergi, terbawa arus ramainya zaman yang tak kenal arti teman. Zaman yang menjadi semakin gila. Ya, mereka pergi begitu saja. Pergi dengan janji "mungkin kami akan kembali kawanku, berjagalah di sini, di suatu waktu kami akan mengunjungi engkau."
Mereka mungkin tidak tahu bahwa kepergian mereka membawa dampak yang sangat luar biasa di halaman yang luas itu. Mereka berpikir, "Ah, pasti dia akan menyusul kita. Tenang saja. Kalaupun tidak, pasti dia akan baik2 saja di sana."
Apakah itu benar? Tentu saja benar. Dia sekarang punya banyak teman baru. Angin dan bayangan pohon cemara besar yang menemaninya saat sang mentari dengan gagahnya memancarkan kekuatannya. Hangatnya kucing yang meringkuk lelap dari perburuannya di waktu purnama sepekan yang dingin. Dan lalang yang bernyanyi saat badai mengamuk. 
Dia masih saja tetap menunggu, setia namun pasti tak ada keraguan di dalam jiwanya yang sudah diamakan usia. Bukan berarti dia ingin meniggalkan kenangan yang ada bersama kepergian kawannya. Dia hanya memikirkan janji yang diucapkan kawannya itu. Dan diapun berjanji dalam hati, janji yang mungkin tak bisa untuk diingkari. 
Sesaat sang waktu mulai merujuknya untuk berpaling, namun dia tetap tak bergeming. Dia perpikir, berpikir dan berpikir. Dia bertanya pada angin, pohon cemara, kucing, dan para ilalang. Dia mendengar, menimbang dan memutuskan simpul akhir cerita dari kawan-kawannya yang pergi itu. 
Dan dia, setelah sekian lama menunggu, berpaling bersama sang waktu yang terus membimbingya hingga akhir dari perjalanan jiwanya.

Monday, 19 November 2012

Cara ampuh ngilangin penat di akhir semester

Nah, akhir semester kayak gini itu biasanya para dosen yang baik hati dan tidak sombong itu lagi baik2nya kasih tugas yang hmmm.. (ga tega nulisnya) (maaf) ya pokoknya banyak banget lah. Belum lagi nih ya, skripsweet yang melambai-lambai minta nge-date tiap malam. huehuehuehue... Bayanginnya aja udah eneg gitu, apalagi bertatapan muka langsung!! (OH, NOOO!!)

So, here I have tricks buat ngilangin kepenatan kita dalam menjalani lika liku kehidupan mahasiswa di semester akhir.
Gini nih sodara sodari, perhatikan dengan seksama yaa.. (gak usah pake melotot)

1. Kita kan udah tau nih ya bakalan ada banjir tugas di akhir semester. Kalo kalian ga mau kena banjir tugas, mending kalo ada tugas itu langsung dikerjakan. Jangan sampai menundanya!!

2. Kalo kalian beruntung, kalian pasti punya dong kenalan2 yang udah pernah ambil mata kuliah yang kalian ambil di semester ini. Beruntunglah kalian!!! Bisa dong sepik sepik sama temen kalian itu buat minta tugas2nya mereka. #uhuk (yang ini cuma rekomendasi aja, gak perlu ditiru)

3. Kalian udah punya tugas2 dari temen kalian itu nih ya, di sini tinggal keahlian kita dalam mem-paraphrase-kan dan menyimpulkan sumber2 yang ada. (lumayan buat belajar bikin skripweet) #apaaah??!

4. Nah, yang terakhir ini yang paling penting. Jangan pernah menganggap semua tugas kalian itu adalah tugas yang gampang dan sulit. Pokoknya, jalani dulu aja deh. Yang penting kita mau berusaha. Jangan gampang nyerah sama keadaan.

Jadi begitu deh teman2. Pokoknya, kalo kalian udah dapet tugas nih langsung aja tancep gas buat dikerjain! 

Sunday, 18 November 2012

Nyindir?

Biasanya sih ya, orang yang suka nyindir2 orang lain itu kadang pengen hidupnya diperhatiin. Biasanya lho ya. Apa kalian juga kenal orang yang kayak gitu? #uhuk
Bukannya gimana, tapi kasian juga ya orang yang suka nyindir2 gitu. Kasian, hidupnya dipake buat hal yang gak penting. Padahal kalo mereka mau, mereka juga bisa lho gak usah nyindir orang. 
Nah, daripada nyindir2 gak jelas gitu, kalo ada masalah sama orang yang disindir mending langsung diomongin aja. Ciyuss deh. #hoeek
Ngomong sama orangnya langsung itu lebih mendingan daripada orang itu tau dari orang lain (beneran lho ini). Coba aja kalo temen kamu yang kamu sindir2 itu gak nyadar dan baru tau kalo kamu nyindir dia, pasti dia mikir gini "Kok gak ngomong langsung aja ya? Emangnya aku sebegitu menakutkannya buat dia sampai nyindir2 gitu?" (apa iya sih ngomongya bakal gini)
Hah, sudahlah.. Pokoknya intinyaa adalah, nyindir orang itu gak baek! Kalo ada yang mau diomongin, mending langsung diomongin aja, gak perlu ditunda-tunda.. 
Sudah, gitu aja deh.

Wednesday, 17 October 2012

with more than a month
with many chances
with a lot of hope
but little courage

with hundreds sugestions
with many people behind
with God I lean on to
but little courage

decision has made
decision has come up

everything become real
and
everything done
it is done

now
they gone alone

I standing here
watching them
with all new hope

:)

Wednesday, 3 October 2012

kamu itu..
jauh tapi dekat
dekat tapi jauh
seperti udara yang tak terlihat, tapi bisa kurasakan adanya kamu
seperti langit yang jauh di atas sana, tak terengkuh
seperti awan yang berubah bentuk, memang tak pasti
seperti badai yang tak tentu, terus berganti
kamu itu..
ada tapi tak ada
tak ada tapi ada
kamu itu..
berbeda!

Sunday, 16 September 2012

Bukti bhs Jawa lbh simpel dr bhs Inggris:



1) Walk slowly on the edge (side) of the road = MLIPIR
2) Falling backward and then hit own head = NGGEBLAK
3) Falling/tripping forward (and may hit own face) = KEJLUNGUP
4) Smearing one's body with hotointment or liquid and then massaging it = MBLONYO
5) Riding an old bicycle = NGONTHEL
6) Got hit by a truck that is moving backward = KUNDURAN TRUK
7) Hot pyroclastic cloud rolling down a volcano = WEDHUS GEMBEL
8) A small, sharp thing embedded inside one's skin = SUSUBEN/KETELUSUPEN
9) Things getting out from a container accidentally because of gravity = MBROJOL
10) Get hit by thing collapsing on top of one's head/ body = KAMBRUKAN
11) Drinking straight from the bottle without using glass, where whole bottle tip gets into the mouth = NGOKOP
12) Difficult to open eyes because something is shining very bright = MBLERENG
13) Hanging on tightly to something in order to be inert = GONDHELAN
14) Falling/tripping accidentally because of a hole =KEJEGLONG
15) Being overly active carelessly = PECICILAN
16) Feeling unwell because of cold temperature = KATISEN
17) Releasing "wind" from the body thru a coin drawn across the skin's surface = KEROKAN
18) Finding by accident something good or useful without looking for it = NDILALAH
19) Expression or gesture due to a sudden appearance (of something) = MAK JEGAGIK
20) Water come out from your mouth = NGEnCESS.
21) A lot of water come out from your skin = Gembrobyos.
22) Doing something with your finger = UTEK-UTEK.
23) Have something between your teeth = SLILITAN,
24) Acidentally poke your eyes =KECULEK :) :DD

(repost)

Friday, 14 September 2012

Reposted


Pada akhirnya, orang yang jatuh cinta diam-diam hanya bisa mendoakan,
"Moga-moga dia bahagia dengan siapapun yang dia dapatkan nanti."
Mereka cuma bisa mendoakan, setelah capek berharap,
pengharapan yang ada dari dulu, yang tumbuh dari mulai kecil sekali,
hingga makin lama makin besar, lalu semakin lama semakin jauh.
Orang yang jatuh cinta diam-diam pada akhirnya menerima.
Orang yang jatuh cinta diam-diam paham bahwa kenyataan terkadang
berbeda dengan apa yang kita inginkan.
Terkadang yang kita inginkan bisa jadi yang tidak kita sesungguhnya butuhkan.
Dan sebenarnya, yang kita butuhkan hanyalah merelakan.
Orang yang jatuh cinta diam-diam hanya bisa, seperti yang mereka selalu lakukan,
jatuh cinta sendirian


(Marmut Merah Jambu, Raditya Dika)

Tuesday, 11 September 2012

lagi enak-enaknya browsing2, baca berita, baca artikel, dengerin lagu.. eh eh eh... tiba2 muncul dua kalimat ini.. hahhahhaa... 

dasar bodooh!! %%^&%^&%#@#$@**(&)(*^^%%!!!!!

"Jujurlah tentang perasaanmu, utarakan apa yg kamu rasa. Karena memendam perasaan lebih menyakitkan daripada penolakan."

Thursday, 30 August 2012

Pernahkah?

Pernahkah..
saat kau duduk santai dan menikmati harimu, tiba2 kamu terpikirkan ingin berbuat suatu kebaikan untuk seseorang?
itulah TUHAN yang sedang berbicara denganmu dan mengetuk hatimu.

Pernahkah..
Saat kau sedang sedih, kecewa, tetapi tidak ada orang di sekitarmu yang dapat kau jadikan tempat curahan hati?
Itulah saatnya di mana TUHAN ingin agar kamu berbicara kepadaNYA.

Pernahkah..
Kamu tanpa sengaja memikirkan seseorang yang sudah lama tidak bertemu dan tiba2 orang tersebut muncul atau kamu bertemu dengannya atau menerima telepon darinya?
Itu adalah kuasa TUHAN yang sedang menghiburmu, tidak ada yang namanya kebetulan.

Pernahkah..
Kamu mengharapkan sesuatu yang tidak terduga, yang selama ini kamu inginkan tapi rasanya sulit untuk didapat?
Sebenarnya TUHAN mengetahui dan mendengar suara batinmu.

Pernahkah..
Kamu berada dalam situasi yang buntu, semua terasa begitu sulit begitu tidak menyenangkan, hambar, kosong, bahkan menakutkan?
itu adalah saat di mana TUHAN mengijinkan kamu diuji supaya kamu menyadari keberadaanNYA, karena DIA tahu kamu sudah mulai melupakanNYA dalam kesenangan.

Sering  TUHAN mendemonstrasikan kasih dan kuasaNYA di dalam area di mana saat manusia merasa dirinya tak mampu.
Beberapa menit ini tenangkanlah dirimu, rasakan kehadiranNYA, dengarkan suaraNYA yang berkata, "Jangan khawatir, AKU ada di sini bersamamu."

Thx to: Dita

Tuesday, 14 August 2012

Jalan Baru

Satu persatu jalan itu lenyap ditelan sang waktu.
Satu persatu muncul pula jalan yang baru.
Memilih untuk waktu dan jalan yang tepat memang sulit.
Tapi kalau memang sudah begitu jalannya, ya sudah.

Oke, aku akan pilih jalan itu.
Terlihat sempit dan tidak mungkin, tapi kan belum kucoba.
Baiklah, sekarang mungkin saatnya.

Ikatkan tali di kepala.
Kencangkan ikat pinggang.
Tajamkan pancaindra.
Siapkan bekal.

Selamat datang jalan yang baru.
Semoga saja jalan ini lebih baik dari jalan yang kemarin.
Semoga saja.
Semoga.

Saturday, 11 August 2012


10-08-1990 – 10-08-2012
Aku tidak berharap banyak di tahun ke-22 ini. Hanya berharap semoga semuanya berjalan dengan lancar. Walaupun ada beberapa halangan, semoga itu tidak menghambat jalanku. Amien.

Wednesday, 8 August 2012

Kopi

Secangkir kopi klothok panas mengepul dari cangkirku. Wangi harumnya tertiup angin malam. Rasa penasaran ingin mencicipi memang besar, entah manis ataupun pahit aku harus merasakannya.
Seteguk pertama kurasakan pahit yang amat sangat. Aku terdiam sejenak, menikmati rasa pahit kopiku. Sesaat aku teringat kembali rasa pahit yang pernah singgah.
Aku tak mau lama-lama merasakan pahit kopi ini. Tegukan pertama memang pahit, namun setelah tegukan kedua, ketiga dan seterusnya, aku merasakan rasa manis. Manis yang bersemu pahit. 
Aku berkata dalam hati, rasa pahit itu tidak akan selamanya menjadi pahit. Mungkin akan ada manis yang akan muncul dari kepahitan itu. Seperti kopi hitam yang kuminum, walaupun pahit pasti ada rasa manisnya. Tapi, janganlah pernah berhenti meminum kopi pahitmu. Cobalah untuk bersabar, menikmati teguk demi teguk. Rasa nikmat pahit itu akan berubah menjadi rasa manis yang juga sama nikmatnya. 
Demikian pula dengan hidup. Semua pasti ada pahit dan manis. Nikmatilah rada pahit itu, karena pasti akan ada rasa manis yang tersembunyi di dalamnya. Kita hanya perlu bersabar dan menjalani serta menikmatinya. Mengeluh adalah bukan cara yang tepat untuk menanggapi kehidupan yang pahit.

Monday, 6 August 2012

kecewa, marah, bingung ga tau apa yang harus dilakukan?? pasti semua orang pernah merasakannya..
studi gak lancar, thesis ngalor ngidul gak jelas?? aku juga merasakannya..
sistem siasat (registrasi mata kuliah) gak lancar??? ooooo,.. sering banget...
sistem kuliah digonta-ganti?? wah,. saya sudah pernah..
beban sks tiba-tiba berubah (ngilang)?? waaah,.. ini baru cari masalah!!!

saya kecewa dan marah, itu pasti..
nangis?? jangan ditanya.. 
susah?? so pasti!!

tapi tetap diambil hikmahnya aja.. 
dari sistem semester berubah jadi trimester..
- lulus mungkin lebih cepat.. (AMEN)
- semester ini ga berat2 banget, jadi bisa konsen..

semoga saja ini menjadi perubahan menjadi yang lebih baik.. semoga saja..
yang penting tetap berdoa dan berusaha semaksimal mungkin.. :)

Sunday, 5 August 2012

jujur mungkin itu yang aku perlukan saat ini
walau perjalanan mungkin tak akan senyaman dulu, tapi ini satu-satunya jalan untuk membawaku normal kembali.
entah apa yang akan kalian pikirkan, inilah aku.
aku yang mungkin tidak sama seperti yang dulu.

ya, aku sudah berubah sejalan dengan sang waktu
berbeda itu pasti, karena tidak mungkin aku menjadi sama seperti yang dulu

mungkin kata maaf darimu belum cukup untuk membuatku kembali ke jalan yang lama itu.
kata-kata manis yang keluar dari mulutmu hanya bagai angin lalu buatku
mungkin saat ini aku tidak mungkin kembali ke jalan itu saat kamu masih di situ, menungguku
yang aku perlukan hanyalah jujur dan menjauh

bukannya aku tidak menerima kenyataan,.
tapi aku sudah muak..

jujur, aku sudah memutuskan untuk mencari jalan baru lagi
jalan yang mungkin lebih baik untukku walau itu sangat curam
aku nyaman berada di jalan ini
nyaman tanpa kamu ada di jalanku

Saturday, 28 July 2012

Game!! Kalo udah dapet yang baru, pasti pengen main terus. enggak pagi, enggak siang, enggak malem,. dan sekarang sudah dini hari dan aku masih belum bisa tidur gara2 game online.. sepele sih gamenya.. Namanya Flower Shop.. Game tanam bunga terus dijual,. yang bikin ketagihan itu sih unlock jenis bunga, pot sama the extras. Biasa aja sih, tapi sekali nyoba, emang rasanya ga mau berhenti,. padahal aku main game ini baru 3 hari yang lalu tapi udah level 13 menuju ke 14.. he he he.. - -"
biasanya kalo sudah gini, bikin lupa makan, mandi, tugas, skripsi,.. Yah, lumayan lah buat obat stress, walaupun cuma bentar doang tapi ya bikin lupa kalo lagi ada masalah juga,.
Makasih banget buat dewa sama tyas yang udah ngenalin game ini.. wkwkkwkwk... 


Saturday, 14 July 2012

14 JULI 2012

Ada apa dengan hari ini?? Sebenarnya sih biasa aja, tapi yang bikin hari ini itu jadi sesuatu banget adalah.. Today is graduation day!! yaaayy.. LULUSSS!!!
Bukan aku yang lulus! Yaah, ada beberapa teman seangkatan yang sudah lulus tepatnya ada 18 anak.. Aku kapan?? Jika Tuhan menghendaki ya tahun depan semoga sudah selesai urusan di kampus tercinta ini.. - -"

Sebenarnya bukan soal lulus apa tidaknya yang aku mau cerita.. tapi tentang pengalaman yang sesuatu banget yang aku gak bakal lupa!!! DODOL KEMBANG (jualan bunga)
Yup, tiap kali ada wisuda di kampus pasti banyak yang jual bunga buat dikasih ke yang wisuda ituu.. Ada beberapa temanku yang punya ide buat jualan kembang,. Alasannya adala,. hmm mungkin plampiasan gara2 belum bisa wisuda hari ini,. tapi yang menarik adalah pengalamannya..
Bunga bunga ini kita beli di Bandungan, sebuah kota kecil di kaki gunung Ungaran sana.. Lumayan dingin sih, tapi karena kita ke sananya mala hari, yaaaah adheeem banget!! Sampai di tempat jualan bunga ternyata eh ternyata tokonya tutup!! Nah loooo.. pie ki terus?? padahal nih ya, temen2 sudah promosi daaan lumayan banyak juga yang pesen. Karena kita ga mau menyerah begitu aja, akhirnya kita tanya sama ibu2 yang ada di situ. Puji Tuhan, si ibu itu ngasih tau kalo masih ada orang yang jual bunga malam malam gini (jam 7an malam).
Singkat cerita, akhrnya kita beli tuh beberapa macam bunga buat kita rangkai jadi buket bunga (gayanya aja udah kayak florist gitu). Nah, sesampainya kita di kosanku,. kenapa di kosanku?? aku juga ga tau kenapa sih, tapi sepertinya emang kosku yang paling deket sama kampus,. Nah, di sini kita mencoba merangkai bunga itu biar jadi cantik dan enak dipandang mata.. Hasilnya?? SUSAH!!!!! beneran deh, aku salut banget sama para florist yang udah sabar pilih bunga yang cocok buat disandingkan ke bunga yang lainnya. Ditambah lagi tangannya haruus cekatan, kalo ga, bisa bisa bunga itu cepet layu dan rusak.. Yah, karena kita semua amatiran, ya sebisa kita lah merangkainya, pakai insting!! dari jam 9 malam kita merangkai bunga sampai sekitar jam 1 pagi!! Sebenernya bunga2 itu belum semuanya, yang paling penting adalah mawar!! dan mawar ini belu bisa kita dapatin malam itu,. terpaksa jam 3 pagi kita bangun buat cari mawar,. kita bagi tugas nih,. iled sama mamud ke Bandungan,. aku, itang, sama bona ke pasar pagi. Rombonganku hasilnya nihil,. H2C sama hasil rombongan yang ke Bandungan.. Puji Tuhan (aku sadar kalo Tuhan itu baiiiiiiiikk banget) yang di Bandungan dapet mawar.. hahhahha..
Yak, dan akhirnya kita merangkai bungkusin mawar itu pake plastik dan teman2nya biar jadi bagus lagi.. Beneran susah, walaupun durinya sudah dihilangin, tetep aja masih ada yang kecil2.. - -''
Pokoknya intinya kita mau jualan kembang di kampus jam 7!! Selesai gak selesai pokoknya tetep harus dijuall..
Sebenernya aku pesimis bisa jualin kembang2 hasil karya kami, tapi optimis sold out!! Sudah kurang tidur, direlain ke Bandungan pagi2, ga mandi, ga sarapan, dan akhirnyaaa kembangnya SOLD OUT saudara saudara... di antara percaya ga percaya tapi ya harus percaya.. bahkan yang pre order ga kebagian katanya bona (tapi bener ding).
Hasil kerja keras para florist amatir ini SUKSES!!
Makasih ya buat Rahma, iLed, Keong, iTang, Bona, Mamud dan pelanggan pelanggan kami... hahhhaha...
capek kita terbayar!!! walau ga wisuda hari ini, tapi kita tetep bisa tersenyum puas!! Buat Rahma, happy graduation.. sukses selalu buat kita semuaaa.. :d

Sunday, 1 July 2012

Kado part #2

Ini nih yang bikin aku penasaran sama proses "deliver the present". Sebenernya aku ga tega buat cerita di sini, tapi ya apa boleh dikata. It was unexpected story, interesting and rare!


Intinya adalah, setelah temenku datang ke rumahnya si cewek malam2 gitu, dan dia tertahan di sana hampir sampai hampir tengah malam! FYI, aku masih tertahan juga di rumah temanku satunya yang biasa dipake anak2 buat jadi base camp gitu. Padahal nih ya, aku sama temen2 yg lain yang masih pada melek nungguin si "vit" udah mikir yang enggak2. Kok sampai malam banget, padahal dia ngomongnya maximal setengah jam gitu. Eh ternyata.. Puji Tuhan, jalannya dilancarkan! Walau mungkin hasilnya masih tak seperti yang dia harapkan, tapi satu pelajaran yang aku dapat dari temanku satu ini. 

When it seems no way to move forward, at least you try it first! Then, you will know if it is still the better way out or not. By doing this, you are the person who can do one step forward than others who don't do it.

Friday, 22 June 2012

Kado part #1

Aku baru sadar kalo ternyata punya teman-teman yang uniknya minta ampun!! Gimana ga unik? hari ini, siang ini tepatnya, salah seorang temenku cowok, sebut saja namanya 'vit', bingungnya minta ampun. Alasannya sepele juga sih, cuma bingung nyiapin kado buat cewek yang disukainya. hahahha.. lucu juga sih kalo ngeliat temen sendiri bingung, panik, bahkan sampai kayak gitu. Aneh ngeliatnya. Yah, aku dengan senang hati bakal bantuin dia sih. Sebenernya kadonya udah dia beli sejak jaman bahula gitu deh. Persiapan katanya. Nah, yang hari ini dia lakuin itu dari bingung mau dibungkus kayak gimana, pilih pita buat bungkusnya, daaaaann bikin ucapan selamat ultah gitu apa puisi gitu deeeh.. (sok romantis wanna be!!)
Kita tunggu aja cerita setelah dia kasih kado sama cewek itu,.

Aku penasaran banget gimana reaksi cewek itu!!! wkwkkwkwkk...
Tapi, aku salut banget sama temanku satu ini!! Maju terus pantang mundur bro!! Keep fighting and never give up!! :D

Thursday, 21 June 2012

harapan pasti ada

suatu ketika di penghujung senja
mentari terlelap terbuai lena
rembulan tersipu memancarkan sinarnya
malampun tiba dengan anggunnya

aku masih di sini terdiam sepi
bagai arus air yang tak mengalir
terbuai sinar redup mentari
rembulan nan semu menari

sayup nan pasti akan langkah yang tak abadi
melaju, melangkahkan semua harapan diri
memahatkan rintihan suara hati
di malam sunyi nan sepi

hari esok pasti kan datang
menjemput di tengah impian
harapan pasti masih ada
teruntai doa dalam kata

Friday, 8 June 2012

menanti senja


Kala itu di penghujung siang, Soda, seekor kunang kunang menanti senja yang tak kunjung datang. Muncul pertanyaan di mana dia harus tetap menunggu atau terlelap di tidur siangnya. Menanti untuknya adalah hal yang sudah tidak biasa lagi. Mungkin sudah menjadi kebiasaannya, habit. Menanti yang tak kunjung datang pula adalah suatu hal yang tidak baru buat dia. Bersabar itu mungkin, tapi sampai kapan?

Soda juga perlu istirahat dari perjalanan yang sudah dia lalui. Perjalanan yang panjang, yang cukup membuat dia terlelap di siang hari. Sayap sayapnya letih, tak kuasa lagi untuk merentang dan membawanya pergi, terbang menjauh dari tempat dia berasal. Tak perlu tahu bagaimana dia bisa sampai di padang ilalang ini. Angin, langit dan sang fajar membimbingnya hingga sampai ke savanna ini. Savanna yang luas untuk kunang kunang sekecil dia. Dia sadar akan batas dari kemampuan yang dimilikinya. Soda juga mengerti kekurangan dan kelebihan yang dia punya. Tapi apa guna itu semua kalau dia sekarang menjadi seorang diri di padang savanna ini?

Mentari masih menjulang tinggi si angkasa. Sinarnya yang terik seakan menakuti makhuk makhluk malam, menjadikan mereka bersembunyi di padang yang luas ini. Mungkin Soda tidak sendirian. Mungkin masih banyak kunang kunang yang lain yang bersembunyi di padang savanna ini. Hanya saja sinar mentari menyembunyikan mereka. Yang hanya bisa dia lakukan saat ini hanyalah menanti senja. Membiarkan sang mentari tertidur untuk digantikan sang bulan. Mungkin itulah saat yang tepat untuk keluar dari persembunyian ini. Tapi sampai kapan? Sinar mentari yang terik ini membuat savanna ini bagai di gurun untuk makhluk sekecil Soda.

Terlelap di siang ini dengan belaian lembut sang angin padang dan melewatkan senja datang mungkin pilihan yang tepat untuk saat ini. Tapi jika senja itu datang dan teman teman Soda yang lain keluar dari persembunyiannya di saat dia terlelap, mungkin pilihan yang kurang tepat. Sulit memang, tapi memang tetap harus menanti.

Sembari menikmati belaian lembut sang angin dan sisa sisa embun fajar, Soda melewati siang itu dengan harapan yang besar. Menanti senja dan menyambut sinar bulan yang terang oleh mentari. Hanya itu yang dipikirkannya.

Belaian angin sore menyapa lembut di ujung sayap sayap yang letih. Senjapun datang dengan senyummya yang indah. Langit kuning keemasan ikut menyambut harapan Soda. Dengan gagahnya, dia merentangkan sayapnya, meliukkkan tubuhnya yang letih dan bersiap untuk terbang di bawah sinar sang bulan. Untuk sesaat dia merasa ragu, tapi setelah disambut oleh senja dan sinar bulan, diapun merasa yakin, perjalanan ini tak akan terasa berat.

Sayappun mulai terkembang, namun sayup sayup terdengar nyanyian burung kecil yang merdu menyadarkannya.

Soda, dalam keheningan fajar terbangun dari tidurnya. Tertegun sesaat, dia mengerti akan angan dan mimpinya itu. Ya, dia hanya perlu menanti senja jika itu yang dia butuhkan untuk meneruskan perjalanan yang penuh uji ini.

Monday, 4 June 2012

coincidence

sejak saat itu
semua seakan berubah, entah berubah ke arah yang jadi baik atau sebaliknya.
hanya perasaanku saja apa memang itu sebuah kebetulan yang tidak menyadarkanku?
memang benar terjadi apa hanya bayanganku?

sejak saat itu
the time seems go away
leave me alone here
and the awkward moment appears
and all become so different.
maybe it's just my feeling
let it flow.. :)

kebetulan apa memang sudah rancangan Tuhan, aku tau Dia bakal memberi yang terbaik..
jika memang itu bukan yang terbaik, ya mungkin memang belum saatnya..
kalaupun belum saatnya, marilah menunggu saat yang tepat..

saat ini, di sini, kebetulan apa memang sudah jalannya,.
aku dalam diamku memikirkanmu, sendiri dalam keramaian ini..

Friday, 1 June 2012

mimpikah??

hari ini bakalan ga akan aku lupain!! nongkrong di gedung depan fakultas, trus wifi-an.. seperti biasa sih, tapi yang paling aku ingat, pas cek inbox email, ada email masuk dari "mami" (dosen pembimbing).. seneng banget rasanya pas liat email itu.. eh eh eh.. pas tak buka.. ternyata pemberitahuan ganti supervisor!! pas aku baca email itu, rasanya bagai ditampar pake sandal kayu, jatoh dari tangga, udah gitu ketimpa tanggaya!! huwaaaaa.... >.<

gimana ini?? padahal aku belum siap ganti supervisor.. mamiii...  T_T

let it flow and let it be aja deh.. que sera sera.. pokoknya yang penting aku harus do my best!!

Monday, 30 April 2012

hey there

Boy..
Did you know
what you have done?
Ah, you didn’t.
Did you know what?
You make my heart bouncing
Make my world seems like a story
That will not have a sad ending
But it will spend a lot time to reach into you
From my heart into your heart
Won’t they know each other?
You just make my life different
Changes, all the time
Just because of you
But you will never know
That I love you
Boy..

Thursday, 26 April 2012

tak seharusnya begini


Sebuah huruf bisa menentukan nasib seseorang. Bagaimana mungkin? Mungkin saja, kalau aku menjawabnya. Dan mungkin bukan aku saja yang berfikir seperti  itu. Seorang mahasiswa seperti aku ini, yang menurutku pas-pasan dalam mengadu nasib di bangku kuliah sangat bergantung dengan sebuah huruf. Satu semester selama 4 bulanpun terasa sangat singkat sekali. Kerja keras yang sudah dilakukanpun serasa menuntut bayaran yang setimpal. Tapi apa hasilnya? Mana bayaran yang setimpal itu? Apakah harus mengemis lagi di depan para penguasa huruf itu?

Kecewa? Hah, tentu saja kecewa!!

Tapi bagaimana aku harus mengganti rasa kecewaku itu, sedangkan huruf-huruf itu tak mau berubah? Sudahlah, aku cukup merasakan sakit ini. Aku tidak mau lagi!! Akan kubuktikan kalau aku bisa merubah yang ada menjadi luar biasa! Memang tidak mungkin dan tidak pasti. Tapi Albert Einstein-pun pernah berkata kalau sesuatu yang pasti di dunia ini adalah ketidakpastian! Aku percaya itu benar adanya, dan percaya bahwa kegagalan ini adalah salah satu jalan menuju kesuksesan yang akan datang. Aku percaya dan aku tahu kalau aku bisa. Akan kugunakan waktu yang tersisa ini untuk membuktikannya. 

Tuesday, 24 April 2012

Aku butuh berani!


Aku terbangun dari tidur panjangku semalam dengan berat hati, sakit di kepala dan sesak di dada ini membuatku bermimpi buruk!! Aneh memang, mungkin gara-gara obat yang kuminum semalam. Hahaha..  Rasanya ingin sekali membuang semua penat di otakku ini. Pening dan sakit. Rasanya seperti mau pecah juga kalau lama-lama dipendam. Tapi bagaimana mungkin aku bisa? Sebuah pertanyaan yang mungkin akupun juga belum bisa menjawabnya. Sahabatku sendiripun mungkin sudah jenuh mendengar bualan-bualanku.. Bah!! Apa pula aku ini? Aku yang dulu dan aku yang sekarangpun sama saja! Apa itu “move on”, kalau sampai sekarang belum ada hasilnya? Apa itu dewasa kalau sampa detik inipun aku masih belum mencapai titik itu? Mungkin orang yang tahu siapa aku yang sejujurnya akan berfikir kalau aku pantas untuk ditertawakann. Bagaimana tidak mungkin? Hanya orang yang bodoh yang membiarkan kehidupannya direnggut oleh oleh orang lain. Hanya orang bodoh yang merelakan orang yang menjadi tumpuan hidupnya saat itu pergi. Hanya orang bodoh yang tak mampu ngomong apa yang ada di pikirannya.

Bodoh?? Apa aku ini bodoh?

Sudahlah, yang penting aku sudah berusaha, biarpun usaha itu hanya menggunakan kesempatan dengan sebaik-baik mungkin.
Sudah cukup aku begini, sudah cukup meratapi diri. Saatnya untuk bangkit dan maju, walaupun sedikit. Apa salahnya sih mencoba ke hal yang lebih baik? Toh nanti hasilnya akan jadi bonus buat kamu. Let’s try first. Don’t let you fail without trying. Never give up!! The result is waiting for you.. ^^


Salatiga,
April, 24th 2012
08.32 a.m.

introduction

dari lihat teman, dan sepertinya asyik juga. saya memutuskan untuk mencoba. 
mengisi waktu luang, melatih gombalan dan bualan.. hahha..
silakan dibaca, comment, kritik, atau apapun juga bisa. 
^^