Pernahkah..
saat kau duduk santai dan menikmati harimu, tiba2 kamu terpikirkan ingin berbuat suatu kebaikan untuk seseorang?
itulah TUHAN yang sedang berbicara denganmu dan mengetuk hatimu.
Pernahkah..
Saat kau sedang sedih, kecewa, tetapi tidak ada orang di sekitarmu yang dapat kau jadikan tempat curahan hati?
Itulah saatnya di mana TUHAN ingin agar kamu berbicara kepadaNYA.
Pernahkah..
Kamu tanpa sengaja memikirkan seseorang yang sudah lama tidak bertemu dan tiba2 orang tersebut muncul atau kamu bertemu dengannya atau menerima telepon darinya?
Itu adalah kuasa TUHAN yang sedang menghiburmu, tidak ada yang namanya kebetulan.
Pernahkah..
Kamu mengharapkan sesuatu yang tidak terduga, yang selama ini kamu inginkan tapi rasanya sulit untuk didapat?
Sebenarnya TUHAN mengetahui dan mendengar suara batinmu.
Pernahkah..
Kamu berada dalam situasi yang buntu, semua terasa begitu sulit begitu tidak menyenangkan, hambar, kosong, bahkan menakutkan?
itu adalah saat di mana TUHAN mengijinkan kamu diuji supaya kamu menyadari keberadaanNYA, karena DIA tahu kamu sudah mulai melupakanNYA dalam kesenangan.
Sering TUHAN mendemonstrasikan kasih dan kuasaNYA di dalam area di mana saat manusia merasa dirinya tak mampu.
Beberapa menit ini tenangkanlah dirimu, rasakan kehadiranNYA, dengarkan suaraNYA yang berkata, "Jangan khawatir, AKU ada di sini bersamamu."
Thx to: Dita
Thursday, 30 August 2012
Tuesday, 14 August 2012
Jalan Baru
Satu persatu jalan itu lenyap ditelan sang waktu.
Satu persatu muncul pula jalan yang baru.
Memilih untuk waktu dan jalan yang tepat memang sulit.
Tapi kalau memang sudah begitu jalannya, ya sudah.
Oke, aku akan pilih jalan itu.
Terlihat sempit dan tidak mungkin, tapi kan belum kucoba.
Baiklah, sekarang mungkin saatnya.
Ikatkan tali di kepala.
Kencangkan ikat pinggang.
Tajamkan pancaindra.
Siapkan bekal.
Selamat datang jalan yang baru.
Semoga saja jalan ini lebih baik dari jalan yang kemarin.
Semoga saja.
Semoga.
Saturday, 11 August 2012
Wednesday, 8 August 2012
Kopi
Secangkir kopi klothok panas mengepul dari cangkirku. Wangi harumnya tertiup angin malam. Rasa penasaran ingin mencicipi memang besar, entah manis ataupun pahit aku harus merasakannya.
Seteguk pertama kurasakan pahit yang amat sangat. Aku terdiam sejenak, menikmati rasa pahit kopiku. Sesaat aku teringat kembali rasa pahit yang pernah singgah.
Aku tak mau lama-lama merasakan pahit kopi ini. Tegukan pertama memang pahit, namun setelah tegukan kedua, ketiga dan seterusnya, aku merasakan rasa manis. Manis yang bersemu pahit.
Aku berkata dalam hati, rasa pahit itu tidak akan selamanya menjadi pahit. Mungkin akan ada manis yang akan muncul dari kepahitan itu. Seperti kopi hitam yang kuminum, walaupun pahit pasti ada rasa manisnya. Tapi, janganlah pernah berhenti meminum kopi pahitmu. Cobalah untuk bersabar, menikmati teguk demi teguk. Rasa nikmat pahit itu akan berubah menjadi rasa manis yang juga sama nikmatnya.
Demikian pula dengan hidup. Semua pasti ada pahit dan manis. Nikmatilah rada pahit itu, karena pasti akan ada rasa manis yang tersembunyi di dalamnya. Kita hanya perlu bersabar dan menjalani serta menikmatinya. Mengeluh adalah bukan cara yang tepat untuk menanggapi kehidupan yang pahit.
Monday, 6 August 2012
kecewa, marah, bingung ga tau apa yang harus dilakukan?? pasti semua orang pernah merasakannya..
studi gak lancar, thesis ngalor ngidul gak jelas?? aku juga merasakannya..
sistem siasat (registrasi mata kuliah) gak lancar??? ooooo,.. sering banget...
sistem kuliah digonta-ganti?? wah,. saya sudah pernah..
beban sks tiba-tiba berubah (ngilang)?? waaah,.. ini baru cari masalah!!!
saya kecewa dan marah, itu pasti..
nangis?? jangan ditanya..
susah?? so pasti!!
tapi tetap diambil hikmahnya aja..
dari sistem semester berubah jadi trimester..
- lulus mungkin lebih cepat.. (AMEN)
- semester ini ga berat2 banget, jadi bisa konsen..
semoga saja ini menjadi perubahan menjadi yang lebih baik.. semoga saja..
yang penting tetap berdoa dan berusaha semaksimal mungkin.. :)
Sunday, 5 August 2012
jujur mungkin itu yang aku perlukan saat ini
walau perjalanan mungkin tak akan senyaman dulu, tapi ini satu-satunya jalan untuk membawaku normal kembali.
entah apa yang akan kalian pikirkan, inilah aku.
aku yang mungkin tidak sama seperti yang dulu.
ya, aku sudah berubah sejalan dengan sang waktu
berbeda itu pasti, karena tidak mungkin aku menjadi sama seperti yang dulu
mungkin kata maaf darimu belum cukup untuk membuatku kembali ke jalan yang lama itu.
kata-kata manis yang keluar dari mulutmu hanya bagai angin lalu buatku
mungkin saat ini aku tidak mungkin kembali ke jalan itu saat kamu masih di situ, menungguku
yang aku perlukan hanyalah jujur dan menjauh
bukannya aku tidak menerima kenyataan,.
tapi aku sudah muak..
jujur, aku sudah memutuskan untuk mencari jalan baru lagi
jalan yang mungkin lebih baik untukku walau itu sangat curam
aku nyaman berada di jalan ini
nyaman tanpa kamu ada di jalanku
Subscribe to:
Comments (Atom)