<bgsound loop='infinite' src='music.mp3'></bgsound> Damaris Fajar: tak seharusnya begini

Thursday, 26 April 2012

tak seharusnya begini


Sebuah huruf bisa menentukan nasib seseorang. Bagaimana mungkin? Mungkin saja, kalau aku menjawabnya. Dan mungkin bukan aku saja yang berfikir seperti  itu. Seorang mahasiswa seperti aku ini, yang menurutku pas-pasan dalam mengadu nasib di bangku kuliah sangat bergantung dengan sebuah huruf. Satu semester selama 4 bulanpun terasa sangat singkat sekali. Kerja keras yang sudah dilakukanpun serasa menuntut bayaran yang setimpal. Tapi apa hasilnya? Mana bayaran yang setimpal itu? Apakah harus mengemis lagi di depan para penguasa huruf itu?

Kecewa? Hah, tentu saja kecewa!!

Tapi bagaimana aku harus mengganti rasa kecewaku itu, sedangkan huruf-huruf itu tak mau berubah? Sudahlah, aku cukup merasakan sakit ini. Aku tidak mau lagi!! Akan kubuktikan kalau aku bisa merubah yang ada menjadi luar biasa! Memang tidak mungkin dan tidak pasti. Tapi Albert Einstein-pun pernah berkata kalau sesuatu yang pasti di dunia ini adalah ketidakpastian! Aku percaya itu benar adanya, dan percaya bahwa kegagalan ini adalah salah satu jalan menuju kesuksesan yang akan datang. Aku percaya dan aku tahu kalau aku bisa. Akan kugunakan waktu yang tersisa ini untuk membuktikannya. 

No comments:

Post a Comment