<bgsound loop='infinite' src='music.mp3'></bgsound> Damaris Fajar: absurd

Thursday, 9 May 2013

absurd









Entah, dingin malam atau dingin fajar
Hangat mentari pagi, namun juga dingin kabut malam
Berubah tak tentu arah, angin ombak badai menyatu padu membuat jalan
Langit melihat, bumi mendengar
Sayang, hati tak menangkap
Jauh dan dekat, 0 centimeter dan berpuluh-puluh meter
Tuli namun mendengar, bisu namun mata berbicara
Tak ada satupun penterjemah, hanya bisa meraba-raba
Tak tentu arah dan tak jelas
Hanya bisa menerka
Karena kamu, aku ada


No comments:

Post a Comment